Hidup di Kota, dan Tetap Ikut menyelamatkan Hutan
Sahabat Green, meski hidup ditengah kota, bukan berarti Anda tidak dapat berperan ikut dalam usaha penyelamatan hutan. Kami akan berikan tips usaha mudah ikut dalam menyelamatkan hutan kita.
1. Menjadi “orangtua asuh” bagi alam liar
Misalnya, dengan menjadi “orangtua asuh” bagi seekor macan, gajah, orangutan atau badak di beberapa program LSM lingkungan. Atau juga adopsi pohon di Hutan Sahabat Green, sebuah program konservasi hutan yang digagas Green Radio Jakarta.
2. Hemat kertas
Untuk setiap satu ton kertas, ada 17 pohon yang mesti ditebang. Kurangilah pemakaian kertas, tetapi jika Anda benar-benar membutuhkan pemakaian kertas, cetaklah bolak-balik dan belilah kertas daur ulang.
3. Belilah kayu yang bagus
Ketika membeli produk kayu, carilah produk dengan label sertifikasi semacam “Forest Stewardship Council”, untuk membuktikan bahwa kayu tersebut memang berasal dari hutan-hutan yang dijaga kelestariannya.
4. Kurangilah penggunaan kelapa sawit ketika memasak.
Hal ini dikarenakan industri kelapa sawit masih berkontribusi dalam mengurangi ketersediaan lahan hutan.
5. Jangan memelihara hewan eksotik yang ditangkap dari alam liar, Seperti Macan, orangutan, babon Jawa, jalak Bali. Belum lagi status mereka yang terancam punah.
6. Pilihlah kopi ramah-lingkungan
Seringkali, kopi ditanam di perkebunan yang sebelumnya berupa hutan rimba, seperti cagar alam. Untuk menghindari konsumsi kopi yang berasal dari tempat-tempat tersebut, pilihlah jenis yang ditanam pada perkebunan yang menjaga kelestarian hutan, seperti merek Sekar Sedayu dari Lampung.
7. Memperkaya Diri dengan Informasi
Semua kehidupan di bumi tersambung dengan keberadaan hutan. Semakin banyak Anda belajar tentang masalah yang dihadapi hutan kita, semakin Anda akan ingin menjaganya.

(foto: kaskus)


