/page/2

Hidup di Kota, dan Tetap Ikut menyelamatkan Hutan

Sahabat Green, meski hidup ditengah kota, bukan berarti Anda tidak dapat berperan ikut dalam usaha penyelamatan hutan. Kami akan berikan tips usaha mudah ikut dalam menyelamatkan hutan kita.

1. Menjadi “orangtua asuh” bagi alam liar

Misalnya, dengan  menjadi “orangtua asuh” bagi seekor macan, gajah, orangutan atau badak di beberapa program LSM lingkungan. Atau juga adopsi pohon di Hutan Sahabat Green, sebuah program konservasi hutan yang digagas Green Radio Jakarta.

2. Hemat kertas

Untuk setiap satu ton kertas, ada 17 pohon yang mesti ditebang. Kurangilah pemakaian kertas, tetapi jika Anda benar-benar membutuhkan pemakaian kertas, cetaklah bolak-balik dan belilah kertas daur ulang.

3. Belilah kayu yang bagus

Ketika membeli produk kayu, carilah produk dengan label sertifikasi semacam “Forest Stewardship Council”, untuk membuktikan bahwa kayu tersebut memang berasal dari hutan-hutan yang dijaga kelestariannya.

4. Kurangilah penggunaan kelapa sawit ketika memasak.

Hal ini dikarenakan industri kelapa sawit masih berkontribusi dalam mengurangi ketersediaan lahan hutan.

 

5. Jangan memelihara hewan eksotik yang ditangkap dari alam liar, Seperti Macan, orangutan, babon Jawa, jalak Bali. Belum lagi status mereka yang terancam punah.

 

6. Pilihlah kopi ramah-lingkungan

Seringkali, kopi ditanam di perkebunan yang sebelumnya berupa hutan rimba, seperti cagar alam. Untuk menghindari konsumsi kopi yang berasal dari tempat-tempat tersebut, pilihlah jenis yang ditanam pada perkebunan yang menjaga kelestarian hutan, seperti merek Sekar Sedayu dari Lampung.

7. Memperkaya Diri dengan Informasi

Semua kehidupan di bumi tersambung dengan keberadaan hutan. Semakin banyak Anda belajar tentang masalah yang dihadapi hutan kita, semakin Anda akan ingin menjaganya.

dalam rangka peringatan hari bumi, Green Radio ikut transplantasi terumbu karang bersama @picnicholic

dalam rangka peringatan hari bumi, Green Radio ikut transplantasi terumbu karang bersama @picnicholic

Tips Hijau

Menghemat penggunanaan listrik dalam pemakaian peralatan listrik termasuk komputer adalah cara bijak kita dalam mengurangi beban bulanan tagihan listrik. Mematikan komputer di malam hari atau menggunakan komputer delapan jam sehari saja, telah menghemat listrik hingga 810 kWh per tahun. Bila disetarakan dengan tarif dasar listrik sekarang, maka kita telah menghemat sekitar Rp 720 ribu.

Ternyata masih banyak tips lainnya untuk menghemat listrik pada pemakaian komputer, berikut beberapa diantaranya:

  1. Matikan komputer di malam hari sehingga komputer hanya digunakan selama 8 jam untuk menghemat penggunaan energi hingga 810kWh (kilowatt-hour/kilowatt-jam) per tahun.
  2. Sambungkan komputer ke surge protector dengan master control outlet, sehingga secara otomatis dapat mengetahui saat komputer tidak digunakan untuk kemudian memutus sambungan listrik ke komputer dan perlengkapannya.

Read More

Adopsi Pohon bersama Toshiba, 21 Oktober 2010

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban bumi?

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban bumi?

(foto: kaskus)

1. Tanyakan pada diri anda, perlukah Anda mengantar anak Anda ke sekolah? Berbagi rute sekolah dengan sekelompok orang tua adalah cara terbaik untuk mengurangi kemacaten parah, mengurangi emisi, dan menghemat pengeluaran bensin Anda. Berbagi tumpangan membantu Anda menemukan orang tua lain yang bisa diajak berbagi rute sekolah atau hubungi kepala sekolah anak Anda untuk meminta mereka mengatur jadwal antar jemput siswa.

Read More

what can you do for out Mother Earth??

3rd Green Radio Anniversary

13 Maret 2011 di Taman Menteng

Brigitles: Buku 100 Tumbuhan Dilindungi di Gede Pangrango

brigitles:

Buku 100 Tumbuhan Dilindungi di Gede Pangrango.

Penerbit : Green Radio dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Price : Rp 40 ribu.

Buku 100 Tumbuhan Dilindungi di Gede Pangrango ini mengajak orang untuk mengenal dan mencintai hutan hujan tropis yang ada di kawasan Gunung Gede Pangrango….

Tips Mencegah Perdagangan Satwa Langka

Indonesia mempunyai kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Sayangnya kekayaan itu terancam punah akibat kerusakan hutan dan perdagangan satwa langka di pasar lokal dan international. Apa yang bisa kita sebagai warga jakarta lakukan agar satwa ini masih bisa tinggal dengan nyaman di habitat mereka? Banyak cara untuk mencegah punahnya satwa langka tersebut:

Perkaya informasi, satwa apa saja yang tidak boleh diperdagangkan. Dengan punya sejuta wawasan tentang satwa langka ini, kita jadi terhindar untuk memelihara mereka di kandang di rumah kita.

Menyadari bahwa satwa langka itu untuk di lihat, tidak untuk dimiliki. Kebun binatang adalah penyaluran yang baik bila kamu ingin mengetahui atau melihat semua heewan langka dan unik. Soalnya kebun binatang juga jadi salah satu cara untuk mencegahnya satwa langka.

Lalu, hindari jalan-jalan di sekitar penjualan satwa langka ini. Tidak semua orang tahan menahan godaan untuk memiliki satwa langka yang cantik, unik, dan menarik yang di “jajakan” di pasar itu.

Berikan informasi tentang satwa langka itu kepada orang terdekat, keluarga, sahabat, teman-teman, dan tetangga kamu. Siapa tahu mereka juga tidak sadar bahwa yang ada di kandang rumah mereka merupakan satwa langka.

Menghindari produk-produk yang berasal dari perusakan hutan. Karena saat mereka merusak hutan, satwa langka yang dilindungi di hutan tersebut akan ditangkap untuk dijual atau dibunuh. Selain itu pembukaan hutan juga memberi jalan kepada para pemburu satwa langka.

yang terakhir, menghindari penggunaan obat-obatan  yang berasal dari satwa langka.

Ayo Sahabat Green, mari kita lindungi satwa langka, jangan biarkan mereka hanya jadi sejarah.

Tips Eco-Friendly Traveler

Sahabat Green, Traveling memang asik, tapi tanpa disadari traveling pun bisa menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi gas karbon. Selain itu tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan para traveler yang tidak memperdulikan kelestarian alam.

Agar traveling memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan, jadilah eco-friendly traveler, berikut tipsnya:

Pilah pilih transportasi yang sesuai dengan kebutuhan. Hindari penggunaan kendaraan yang mengeluarkan emisi CO2nya besar dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan. Gunakan sarana transportasi masal, sewa sepeda, delman, atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi. Hal itu dapat menghemat emisi CO2 dan menghemat biaya perjalanan.

Pilah pilih makanan. Belilah makanan di kaki lima, warung, atau restauran penduduk. Hal itu dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makana dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat lokal, selain itu biasanya perangkata makan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam. Bawa botol minuman sendiri sehinga bisa isi ulang, dan bawa kantong plastik sendiri untuk mengurangi sampah plastik.

Menyimpan dan mengumpulkan sampah. Jika saat berwisata kamu ingin memmbuang sampah tapi tidak ada tempat sampah yang tersedia, maka simpan saja terlebih dahulu, setibanya di hotel atau tempat lain yang ada tempat sampahnya barulah buang sampah tersebut.

Tidak memetik atau merusak tanaman. Bunga bermekaran tampak menggoda untuk dipetik. Tetapi hal ini hanya akan merusak lingkungan. Jangan memetik apalagi merusak tanaman  yang kita temui ditempat wisata. Biarkanlah apa adanya, karena banyak tumbuhan yang butuh waktu puluhan tahun untuk bisa tumbuh seperti yang kamu lihat.

Tidak mengganggu habitat binatang apalagi membunuhnya. Seringkali tindakan sepele saat wisata malah dapat membunuh binatang. Misalnya, saat sedang liburan di pantai, wisatawan suka ambil kerang-kerang yang tersembunyi di pasir. Banyak dari kerang ini yang sebenarnya masih hidup dan dengan membawanya pulang hanya akan membuat mereka mati.

Hindari penggunaan bensin yang berlebihan. Cobalah berkelana menggunakan angkutan umum. Selain tidak ikut menyumbang polusi udara, kamu juga bisa merasakan petualangan seru. Alternatif lain adalah dengan menyewa sepeda.

Matikan alat eletronik yang tidak perlu. Banyak pengguna hotel yang sering melupakan hal satu ini. Televisi, AC, dan lampu tidak dimatikan saat kamar kosong. Karena itu sebelum keluar dari kamar hotel, ingatlah untuk mematikan alat-alat elektronik tersebut.

Jangan membeli souvenir dari binatang dan tumbuhan langka. Di beberapa daerah wisata, masih banyak dijumapi souvenir dari binatang dan tumbuhan langka, misalnya souvenir dari gading gajah. Hal yang banyak di temui di Indonesia adalajh edelweiss atau bunga abadi yang merupakan tumbuhan dilindungi, tetapi malah sering dijadikan souvenir.

Terakhir, Dorong industri pariwisata untuk melakukan social responsibility. Sebuah hasil penelitian menunjukan bahwa banyak wisatawan asing yang bersedia bayar lebih mahal asal kegiatan liburan mereka itu membantu sesama, ramah lingkungan, dan melestarikan kebudayaan setempat.

Selamat mencoba, Sahabat Green.

Tips hijau Melindungi Air

Sumber daya air, baik tawar maupun asin, keberadaannya sama-sama terancam saat ini dari pencemaran. Kondisi ini tentunya mengurangi ketersediaan air bersih bagi manusia, baik untuk minum maupun kebutuhan sehari-hari.

Orang kota yang jauh dari mata air bukan berarti bisa cuek terhadap upaya perlindungan air. Lihat saja Jakarta, yang dilalui oleh banyak sungai dan kali, yang walaupun tak indah di mata, tapi tetap menjadi tumpuan bagi orang banyak. Walaupun kamu tinggal cukup jauh dari sungai atau kali, namun biasanya semua limbah cair rumah tangga akan mengalir ke sungai, kaliataupun laut. Jadi, mari kita lindungi sebisa mungkin dari pencemaran:

Hindari Penggunaan Pupuk Kimia. Jika kamu memiliki kebun, sebaiknya hindari penggunaan pupuk kimia berbahaya. Bahan kimia yang ada dalam pupuk merupakan musuh besar bagi sumber air, karena bisa terbawa aliran hujan ke sungai, kali atau laut. Bahkan, ikut mencemari air tanah yang juga merupakan sumber air minum bagi banyak warga Jakarta.

Bersihkan kotoran hewan peliharaan. Berbagai kotoran yang ada dipermukaan tanah akan tersapu air hujan dan terbawa ke saluran-saluran pembuangan hingga mencapai sungai, kali atau laut. Karena itu pastikan kotoran yang mengandung berbagai bakteri yang dapat mencemari air, kamu bersihkan, misalnya kotoran hewan peliharaan. Pastikan hewan peliharaan kamu tidak membuang kotoran sembarangan, berikan tempat atau area khusus, atau ajari menggunakan toilet.

Hati-hati membuang limbah cair berbahaya. Tahukah kamu, setetes minyak dapat mencemari 2 liter air? Bayangkan jika jutaan warga Jakarta mencemari air di sungai, kali dan laut Jakarta dengan minyak? Belum lagi beragam cairan kimia lainnya yang berasal dari cairan pembersih rumah tangga. Karena itu kurangi penggunaan cairan pembersih yang mengandung berbagai bahan kimia. Dan jangan sembarangan membuang limbah cair ini ke saluran pembuangan air.

Bijaklah saat mencuci mobil. Jangan salah, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mencuci mobil. Hindari mencuci mobil di jalanan depan rumah kamu. Ini biasanya umum dilakukan oleh warga yang tinggal di dalam komplek. Kenapa? Karena air cucian mobil kamu tersebut akan langsung terbuang ke saluran air yang menuju sungai, kali atau laut. Padahal, limbah cucian ini sudah mengandung bahan pembersih kimia. Belum lagi, tetesan oli mobil yang mungkin ikut larut bersama limbah cucian tersebut. Karena itu, sebaiknya cuci mobil kamu di atas rumput atau bawalah ke tempat pencucian mobil yang memiliki tempat penampungan dan pengolahan limbah cuci mobil.

Suarakan Kepedulian Kamu. Pemerintah provinsi tentunya memiliki dinas tersendiri yang mengawasi masalah pencemaran air, namun tak ada salahnya kamu ikut serta menjaga dan mengawasi. Jika kamu menemukan pencemaran air terjadi di kawasan kamu, segeralah melaporkan ke instansi berwenang. Partisipasi aktif warga sangat diperlukan untuk mencegah pencemaran meluas.

Hidup di Kota, dan Tetap Ikut menyelamatkan Hutan

Sahabat Green, meski hidup ditengah kota, bukan berarti Anda tidak dapat berperan ikut dalam usaha penyelamatan hutan. Kami akan berikan tips usaha mudah ikut dalam menyelamatkan hutan kita.

1. Menjadi “orangtua asuh” bagi alam liar

Misalnya, dengan  menjadi “orangtua asuh” bagi seekor macan, gajah, orangutan atau badak di beberapa program LSM lingkungan. Atau juga adopsi pohon di Hutan Sahabat Green, sebuah program konservasi hutan yang digagas Green Radio Jakarta.

2. Hemat kertas

Untuk setiap satu ton kertas, ada 17 pohon yang mesti ditebang. Kurangilah pemakaian kertas, tetapi jika Anda benar-benar membutuhkan pemakaian kertas, cetaklah bolak-balik dan belilah kertas daur ulang.

3. Belilah kayu yang bagus

Ketika membeli produk kayu, carilah produk dengan label sertifikasi semacam “Forest Stewardship Council”, untuk membuktikan bahwa kayu tersebut memang berasal dari hutan-hutan yang dijaga kelestariannya.

4. Kurangilah penggunaan kelapa sawit ketika memasak.

Hal ini dikarenakan industri kelapa sawit masih berkontribusi dalam mengurangi ketersediaan lahan hutan.

 

5. Jangan memelihara hewan eksotik yang ditangkap dari alam liar, Seperti Macan, orangutan, babon Jawa, jalak Bali. Belum lagi status mereka yang terancam punah.

 

6. Pilihlah kopi ramah-lingkungan

Seringkali, kopi ditanam di perkebunan yang sebelumnya berupa hutan rimba, seperti cagar alam. Untuk menghindari konsumsi kopi yang berasal dari tempat-tempat tersebut, pilihlah jenis yang ditanam pada perkebunan yang menjaga kelestarian hutan, seperti merek Sekar Sedayu dari Lampung.

7. Memperkaya Diri dengan Informasi

Semua kehidupan di bumi tersambung dengan keberadaan hutan. Semakin banyak Anda belajar tentang masalah yang dihadapi hutan kita, semakin Anda akan ingin menjaganya.

dalam rangka peringatan hari bumi, Green Radio ikut transplantasi terumbu karang bersama @picnicholic

dalam rangka peringatan hari bumi, Green Radio ikut transplantasi terumbu karang bersama @picnicholic

Tips Hijau

Menghemat penggunanaan listrik dalam pemakaian peralatan listrik termasuk komputer adalah cara bijak kita dalam mengurangi beban bulanan tagihan listrik. Mematikan komputer di malam hari atau menggunakan komputer delapan jam sehari saja, telah menghemat listrik hingga 810 kWh per tahun. Bila disetarakan dengan tarif dasar listrik sekarang, maka kita telah menghemat sekitar Rp 720 ribu.

Ternyata masih banyak tips lainnya untuk menghemat listrik pada pemakaian komputer, berikut beberapa diantaranya:

  1. Matikan komputer di malam hari sehingga komputer hanya digunakan selama 8 jam untuk menghemat penggunaan energi hingga 810kWh (kilowatt-hour/kilowatt-jam) per tahun.
  2. Sambungkan komputer ke surge protector dengan master control outlet, sehingga secara otomatis dapat mengetahui saat komputer tidak digunakan untuk kemudian memutus sambungan listrik ke komputer dan perlengkapannya.

Read More

Adopsi Pohon bersama Toshiba, 21 Oktober 2010

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban bumi?

Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban bumi?

(foto: kaskus)

1. Tanyakan pada diri anda, perlukah Anda mengantar anak Anda ke sekolah? Berbagi rute sekolah dengan sekelompok orang tua adalah cara terbaik untuk mengurangi kemacaten parah, mengurangi emisi, dan menghemat pengeluaran bensin Anda. Berbagi tumpangan membantu Anda menemukan orang tua lain yang bisa diajak berbagi rute sekolah atau hubungi kepala sekolah anak Anda untuk meminta mereka mengatur jadwal antar jemput siswa.

Read More

what can you do for out Mother Earth??

3rd Green Radio Anniversary

13 Maret 2011 di Taman Menteng

Brigitles: Buku 100 Tumbuhan Dilindungi di Gede Pangrango

brigitles:

Buku 100 Tumbuhan Dilindungi di Gede Pangrango.

Penerbit : Green Radio dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Price : Rp 40 ribu.

Buku 100 Tumbuhan Dilindungi di Gede Pangrango ini mengajak orang untuk mengenal dan mencintai hutan hujan tropis yang ada di kawasan Gunung Gede Pangrango….

Tips Mencegah Perdagangan Satwa Langka

Indonesia mempunyai kekayaan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Sayangnya kekayaan itu terancam punah akibat kerusakan hutan dan perdagangan satwa langka di pasar lokal dan international. Apa yang bisa kita sebagai warga jakarta lakukan agar satwa ini masih bisa tinggal dengan nyaman di habitat mereka? Banyak cara untuk mencegah punahnya satwa langka tersebut:

Perkaya informasi, satwa apa saja yang tidak boleh diperdagangkan. Dengan punya sejuta wawasan tentang satwa langka ini, kita jadi terhindar untuk memelihara mereka di kandang di rumah kita.

Menyadari bahwa satwa langka itu untuk di lihat, tidak untuk dimiliki. Kebun binatang adalah penyaluran yang baik bila kamu ingin mengetahui atau melihat semua heewan langka dan unik. Soalnya kebun binatang juga jadi salah satu cara untuk mencegahnya satwa langka.

Lalu, hindari jalan-jalan di sekitar penjualan satwa langka ini. Tidak semua orang tahan menahan godaan untuk memiliki satwa langka yang cantik, unik, dan menarik yang di “jajakan” di pasar itu.

Berikan informasi tentang satwa langka itu kepada orang terdekat, keluarga, sahabat, teman-teman, dan tetangga kamu. Siapa tahu mereka juga tidak sadar bahwa yang ada di kandang rumah mereka merupakan satwa langka.

Menghindari produk-produk yang berasal dari perusakan hutan. Karena saat mereka merusak hutan, satwa langka yang dilindungi di hutan tersebut akan ditangkap untuk dijual atau dibunuh. Selain itu pembukaan hutan juga memberi jalan kepada para pemburu satwa langka.

yang terakhir, menghindari penggunaan obat-obatan  yang berasal dari satwa langka.

Ayo Sahabat Green, mari kita lindungi satwa langka, jangan biarkan mereka hanya jadi sejarah.

Tips Eco-Friendly Traveler

Sahabat Green, Traveling memang asik, tapi tanpa disadari traveling pun bisa menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan, terutama dari segi gas karbon. Selain itu tak jarang kawasan wisata yang sebelumnya memiliki pemandangan yang mempesona, rusak akibat kunjungan para traveler yang tidak memperdulikan kelestarian alam.

Agar traveling memberikan dampak yang minimal bagi lingkungan, jadilah eco-friendly traveler, berikut tipsnya:

Pilah pilih transportasi yang sesuai dengan kebutuhan. Hindari penggunaan kendaraan yang mengeluarkan emisi CO2nya besar dalam melakukan perjalanan ke tempat tujuan. Gunakan sarana transportasi masal, sewa sepeda, delman, atau berjalan kaki untuk menikmati keindahan dan keunikan daerah yang kita kunjungi. Hal itu dapat menghemat emisi CO2 dan menghemat biaya perjalanan.

Pilah pilih makanan. Belilah makanan di kaki lima, warung, atau restauran penduduk. Hal itu dapat mengurangi emisi yang digunakan untuk mengangkut bahan makana dari lokasi yang jauh serta memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat lokal, selain itu biasanya perangkata makan di warung lokal tidak menggunakan plastik/styrofoam. Bawa botol minuman sendiri sehinga bisa isi ulang, dan bawa kantong plastik sendiri untuk mengurangi sampah plastik.

Menyimpan dan mengumpulkan sampah. Jika saat berwisata kamu ingin memmbuang sampah tapi tidak ada tempat sampah yang tersedia, maka simpan saja terlebih dahulu, setibanya di hotel atau tempat lain yang ada tempat sampahnya barulah buang sampah tersebut.

Tidak memetik atau merusak tanaman. Bunga bermekaran tampak menggoda untuk dipetik. Tetapi hal ini hanya akan merusak lingkungan. Jangan memetik apalagi merusak tanaman  yang kita temui ditempat wisata. Biarkanlah apa adanya, karena banyak tumbuhan yang butuh waktu puluhan tahun untuk bisa tumbuh seperti yang kamu lihat.

Tidak mengganggu habitat binatang apalagi membunuhnya. Seringkali tindakan sepele saat wisata malah dapat membunuh binatang. Misalnya, saat sedang liburan di pantai, wisatawan suka ambil kerang-kerang yang tersembunyi di pasir. Banyak dari kerang ini yang sebenarnya masih hidup dan dengan membawanya pulang hanya akan membuat mereka mati.

Hindari penggunaan bensin yang berlebihan. Cobalah berkelana menggunakan angkutan umum. Selain tidak ikut menyumbang polusi udara, kamu juga bisa merasakan petualangan seru. Alternatif lain adalah dengan menyewa sepeda.

Matikan alat eletronik yang tidak perlu. Banyak pengguna hotel yang sering melupakan hal satu ini. Televisi, AC, dan lampu tidak dimatikan saat kamar kosong. Karena itu sebelum keluar dari kamar hotel, ingatlah untuk mematikan alat-alat elektronik tersebut.

Jangan membeli souvenir dari binatang dan tumbuhan langka. Di beberapa daerah wisata, masih banyak dijumapi souvenir dari binatang dan tumbuhan langka, misalnya souvenir dari gading gajah. Hal yang banyak di temui di Indonesia adalajh edelweiss atau bunga abadi yang merupakan tumbuhan dilindungi, tetapi malah sering dijadikan souvenir.

Terakhir, Dorong industri pariwisata untuk melakukan social responsibility. Sebuah hasil penelitian menunjukan bahwa banyak wisatawan asing yang bersedia bayar lebih mahal asal kegiatan liburan mereka itu membantu sesama, ramah lingkungan, dan melestarikan kebudayaan setempat.

Selamat mencoba, Sahabat Green.

Tips hijau Melindungi Air

Sumber daya air, baik tawar maupun asin, keberadaannya sama-sama terancam saat ini dari pencemaran. Kondisi ini tentunya mengurangi ketersediaan air bersih bagi manusia, baik untuk minum maupun kebutuhan sehari-hari.

Orang kota yang jauh dari mata air bukan berarti bisa cuek terhadap upaya perlindungan air. Lihat saja Jakarta, yang dilalui oleh banyak sungai dan kali, yang walaupun tak indah di mata, tapi tetap menjadi tumpuan bagi orang banyak. Walaupun kamu tinggal cukup jauh dari sungai atau kali, namun biasanya semua limbah cair rumah tangga akan mengalir ke sungai, kaliataupun laut. Jadi, mari kita lindungi sebisa mungkin dari pencemaran:

Hindari Penggunaan Pupuk Kimia. Jika kamu memiliki kebun, sebaiknya hindari penggunaan pupuk kimia berbahaya. Bahan kimia yang ada dalam pupuk merupakan musuh besar bagi sumber air, karena bisa terbawa aliran hujan ke sungai, kali atau laut. Bahkan, ikut mencemari air tanah yang juga merupakan sumber air minum bagi banyak warga Jakarta.

Bersihkan kotoran hewan peliharaan. Berbagai kotoran yang ada dipermukaan tanah akan tersapu air hujan dan terbawa ke saluran-saluran pembuangan hingga mencapai sungai, kali atau laut. Karena itu pastikan kotoran yang mengandung berbagai bakteri yang dapat mencemari air, kamu bersihkan, misalnya kotoran hewan peliharaan. Pastikan hewan peliharaan kamu tidak membuang kotoran sembarangan, berikan tempat atau area khusus, atau ajari menggunakan toilet.

Hati-hati membuang limbah cair berbahaya. Tahukah kamu, setetes minyak dapat mencemari 2 liter air? Bayangkan jika jutaan warga Jakarta mencemari air di sungai, kali dan laut Jakarta dengan minyak? Belum lagi beragam cairan kimia lainnya yang berasal dari cairan pembersih rumah tangga. Karena itu kurangi penggunaan cairan pembersih yang mengandung berbagai bahan kimia. Dan jangan sembarangan membuang limbah cair ini ke saluran pembuangan air.

Bijaklah saat mencuci mobil. Jangan salah, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mencuci mobil. Hindari mencuci mobil di jalanan depan rumah kamu. Ini biasanya umum dilakukan oleh warga yang tinggal di dalam komplek. Kenapa? Karena air cucian mobil kamu tersebut akan langsung terbuang ke saluran air yang menuju sungai, kali atau laut. Padahal, limbah cucian ini sudah mengandung bahan pembersih kimia. Belum lagi, tetesan oli mobil yang mungkin ikut larut bersama limbah cucian tersebut. Karena itu, sebaiknya cuci mobil kamu di atas rumput atau bawalah ke tempat pencucian mobil yang memiliki tempat penampungan dan pengolahan limbah cuci mobil.

Suarakan Kepedulian Kamu. Pemerintah provinsi tentunya memiliki dinas tersendiri yang mengawasi masalah pencemaran air, namun tak ada salahnya kamu ikut serta menjaga dan mengawasi. Jika kamu menemukan pencemaran air terjadi di kawasan kamu, segeralah melaporkan ke instansi berwenang. Partisipasi aktif warga sangat diperlukan untuk mencegah pencemaran meluas.

Hidup di Kota, dan Tetap Ikut menyelamatkan Hutan
Tips Hijau
Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi beban bumi?
Tips Mencegah Perdagangan Satwa Langka
Tips Eco-Friendly Traveler
Tips hijau Melindungi Air

About:

Modern technology
Owes ecology
An apology.
~Alan M. Eddison

Following: